Pagi itu Andi sudah sampai di Terminal Tipe A Ir. Soekarno Klaten lebih awal. Dia memang sengaja datang cepat biar santai, tidak buru-buru. Begitu masuk, dia langsung merasa tempatnya bersih dan rapi. Ada beberapa orang duduk di ruang tunggu, santai sambil nunggu jadwal berangkat. Dari awal saja, Andi sudah merasa cukup nyaman. Kelihatan kalau terminal ini dikelola dengan baik.
Hal pertama yang dia lakukan tentu cari tiket. Dia langsung ke loket resmi di dalam terminal. Dia ingat, jangan sampai beli dari orang yang tidak jelas. Petugasnya ramah, jelasin tujuan dan harga dengan jelas. Prosesnya juga cepat. Andi jadi lebih tenang karena tiketnya resmi dan aman.
Setelah itu, Andi menuju ruang tunggu. Di sana ada layar informasi yang menampilkan jadwal keberangkatan. Dia cek tiketnya, lalu cocokkan dengan yang ada di layar. Semuanya jelas, tidak bikin bingung. Dia juga tidak perlu tanya sana-sini, karena informasinya sudah lengkap.
Sambil nunggu, Andi tetap jaga barang bawaannya. Tasnya selalu dia pegang atau dekatkan. Dia tidak sembarangan naruh barang. Terminal cukup ramai, jadi dia tetap waspada. Menurutnya, urusan jaga barang itu memang tanggung jawab sendiri. Dengan begitu, dia merasa lebih aman.
Tidak lama, terdengar pengumuman dari pengeras suara. Tujuan perjalanan Andi disebut. Dia langsung bersiap dan jalan ke area keberangkatan. Tidak pakai santai-santai lagi. Dia tahu kalau telat sedikit saja bisa ketinggalan bus. Jadi dia langsung ikuti arahan petugas.
Di jalan menuju bus, dia lihat ada beberapa penumpang yang tanya ke petugas. Petugasnya kelihatan sigap dan membantu. Andi juga sempat memastikan jalurnya sudah benar. Dia merasa terbantu karena petugasnya jelas saat memberi arahan. Jadi tidak ada kebingungan.
Sebelum naik, Andi sempat cek lagi barangnya. Tiket aman, tas juga lengkap. Tidak ada yang tertinggal. Dia juga tetap waspada dengan sekitar. Sikap hati-hati itu bikin dia lebih tenang. Sekarang dia sudah siap berangkat.
Saat masuk ke bus, suasananya tertib. Tidak ada dorong-dorongan. Semua naik sesuai giliran. Prosesnya cepat. Andi juga gampang menemukan kursinya. Awal perjalanan terasa lancar.
Selama di terminal, Andi juga sempat memperhatikan kebersihannya. Tempat sampah ada di banyak titik. Penumpang lain juga tertib buang sampah. Andi ikut menjaga kebersihan. Lingkungan yang bersih bikin suasana lebih enak.
Menurut Andi, sebenarnya semua proses di terminal itu sederhana. Kuncinya cuma ikut aturan. Beli tiket di tempat resmi, perhatikan informasi, dan disiplin waktu. Selama itu dilakukan, semuanya jadi mudah. Dia tidak merasa kesulitan sama sekali.
Dia juga merasa informasi di terminal ini gampang dipahami. Tidak ribet, tidak pakai istilah yang aneh. Bahkan buat yang baru pertama kali datang pun pasti bisa ngerti. Ini sangat membantu.
Andi lihat penumpang lain juga tertib. Tidak ada yang bingung atau berdesakan. Semua tahu harus ngapain. Suasana jadi lebih nyaman. Semuanya berjalan lancar.
Dari pengalaman itu, Andi sadar kalau peran penumpang juga penting. Fasilitas sudah lengkap, tinggal kitanya saja mau ikut aturan atau tidak. Kalau semua tertib, perjalanan jadi lebih enak.
Buat Andi, Terminal Tipe A Ir. Soekarno Klaten bukan cuma tempat berangkat. Di sini juga bisa belajar cara bepergian yang benar. Informasinya jelas, penumpang jadi lebih siap dan mandiri.
Saat bus mulai jalan, Andi merasa puas. Tidak ada drama, tidak ada kendala. Semuanya sesuai rencana. Dia merasa aman dan nyaman. Bahkan dia jadi ingin pakai terminal ini lagi lain waktu.